Manajemen Pergelaran Tari
Manajemen Pergelaran Tari
A. MANAJEMEN PERGELARAN TARI
Pergelaran atau pagelaran tari adalah pekerjaan yang harus
dilakukan dalam penampilan karya tari untuk mencapai suatu tujuan. Pada dasarnya
pagelaran adalah kegiatan konsumsi secara tidak langsung antara pemain dengan
penonton untuk mencapai kepuasan masing-masing (baik penonton maupun pemain).
Baik tidaknya suatu pagelaran dapat diukur dengan melihat bagaimana respon dan
tanggapan serta perhatian penonton selama pagelaran itu berlangsung. Fenomena
yang terjadi pada masyarakat ada suatu pagelaran yang ditinggalkan oleh
penonton. Ini menandakan, pagelaran itu tidak dapat berkomunikasi dengan
penontonnya.
Menurut Tom Ibnur
manajemen pertunjukan seni merupakan dua pemahaman yang menyatu dalam sebuah
sistem, yaitu manajemen yang dapat diartikan sebagai cara mengelola, dan
pertunjukan yang berkaitan dengan produksi dengan materi kesenian atau dapat
juga dalam pengertian yang luas sebagai daya untuk mengekspresikan seni untuk
masyarakatnya. Dalam
pelaksanaannya, maksud, tujuan, dan sasaran pertunjukan seni perlu dirumuskan
dengan matang agar pertunjukan seni dapat berjalan secara optimal.
- Jenis kegiatan berupa pergelaran tari
- Tempat pergelaran
- Pelaksanaan pergelaran
- Karya yang akan dipergelarkan
- Nyaman, memberikan keleluasaan bagi pengunjung untuk mengepresikan karya seni.
- Tertib dan lancar, pengaturan aus satu arah sehingga pengunjung tidak tabrakan.
B. MAKSUD DAN TUJUAN PERGELARAN TARI
- Untuk hiburan dalam acara tertentu
- Untuk menghibur masyarakat
- Untuk apresiasi
- Untuk ucapan khusus
- Untuk komersial Supaya kesenian tidak hilang Supaya kesenian dilestarikan
1.
Prinsip pembagian kerja
Prinsip
penempatan orang sesuai dengan keahlian dan minatnya dalam konteks pro
2.
Prinsip wewenang dan tanggung jawab
Setiap orang
di masing-masing di berikan wewenang dan tanggung jawab untuk melaksanakan
tugas masing-masing sesuai dengan bidangnya. diupayakan jangan mengambil
wewenang dan tanggung jawab yang bukan ranah pekerjaannya.
3.
Prinsip tertib dan disiplin
membangung
prinsip kerja tertib administrasi dan penuh ke hati-hatian dalam mengambil
sikap serta keputusan sangat penting diperhatikan oleh setiap bidang yang
melaksanakannya.
4.
Prinsip kesatuan dan komando
dalam satu
kegiatan perlu adanya satu komando agar setiap anggota dapat mengetahui kepada
siapa ia mesti bertanggung jawab dalam melaporkan hasil pekerjaannya.
Sumber : Buku Paket kelas XII, Penerbit Erlangga
https://mgmpseni.wordpress.com/materi-belajar/seni-tari/semester-1/kelas-ix/perencanaan-pergelaran-tari/
Comments
Post a Comment